Saturday, December 30, 2017

BERBAGAI JENIS PROFESI BIDANG TEKNIK MESIN DAN SERTIFIKASI PROFESI

BERBAGAI JENIS PROFESI BIDANG TEKNIK MESIN DAN SERTIFIKASI PROFESI

Berbagai Jenis Profesi dalam Bidang Teknik Mesin serta Sertifikasi Profesi Insinyur Profesional Jenis Profesi Bidang Teknik Mesin. Lulusan teknik mesin memiliki peluang pekerjaan yang cukup menjamin, seperti dapat bekerja pada bidang-bidang perindustrian dan produksi serta dapat juga bekerja di bidang lainnya. Berikut merupakan beberapa pekerjaan untuk lulusan Teknik mesin :
Industri otomotif
Industri maritim
Industri berat dan ringan
Minyak bumi dan gas
Pendidikan pengajaran dan penelitian
Pegawai di berbagai instansi pemerintah dan swasta.

Program Sertifikasi Insinyur Profesional-PII
Profesi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dengan masa bakti 1994-1999 dimulai dari Pengurus Pusat, dengan menyelenggarakan Program Insinyur Profesional. Masyarakat akan diperkenalkan sebutan (gelar) profesi yang baru, yaitu Insinyur dan Sertifikat keprofesionalan yang baru, yaitu Insinyur Profesional dengan diselenggarakannya program ini Seperti diketahui, ada perbedaan antara  Gelar Akademis yaitu gelar yang diperoleh setelah menamatkan pendidikan akademis, yaitu seperti Sarjana Teknik (ST), atau Sarjana Hukum (SH), serta Gelar Akademis lanjutan seperti S-2 atau sering disebut Magister dan S-3 atau sering disebut dengan Doktor yang menunjukkan tingkat kemampuan akademis dan penelitian atau riset dengan Sebutan Profesi seperti misalnya Pengacara/Notaris/Jaksa/Hakim, atau Apoteker, yaitu yang mempraktekkan hasil pendidikan akademisnya sebagai profesinya sehari-hari yang ditujukan bagi para penyandang gelar akademis. Umumnya sebutan profesi ini dapat diperoleh apabila yang bersangkutan telah memenuhi beberapa persyaratan kemampuan dan pengalaman profesional yang telah ditambahkan atas pendidikan akademisnya. Ketentuan Pemerintah mengenai Sebutan Profesi ini menyebutkan bahwa penetapan mengenai suatu sebutan profesi dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, berdasarkan rekomendasi Organisasi Profesi yang bersangkutan. Dengan mengikuti ketentuan tersebut, maka PII adalah sebagai wadah berhimpunnya para Sarjana Teknik dan Sarjana Pertanian yang berprofesi di dunia keinsinyuran atau dapat dikatakan engineering akan meluncurkan sebutan profesi yaitu Insinyur bagi para anggotanya. Sebutan profesi Insinyur ini, yang disingkat Ir., dapat dicantumkan oleh penyandangnya di bagian depan namanya.
Selanjutnya PII akan meluncurkan sertifikat keprofesionalan Insinyur Profesional, yang disertifikasikan pada penyandang Sebutan Profesi Insinyur apabila sudah memenuhi beberapa hal berikut:
Mandiri dalam mengemban tanggungjawab profesinya.
Memelihara kemutakhiran kemampuan profesionalnya.
Melaksanakan tugas-tugas keinsinyuran itu sebagai profesinya sehari-hari.
Mempunyai dasar pengetahuan kesarjanaan atau knowledge base dalam profesi keinsinyuran.
Telah mengumpulkan pengalaman dan kemampuan profesi keinsinyuran yang cukup untuk memenuhi suatu persyaratan standar kompetensi atau competency standard yang ditetapkan oleh PII.

Profesi Diberbagai Bidang Industri Serta Sertifikat Keahlian.
Sertifikasi International dan Profesi diberbagai bidang industri serta sertifikat keahlian Teknik industri merupakan cabang dari ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan, implementasi, dan evaluasi sistem integral dari manusia, pengetahuan, peralatan, energi, materi, dan proses. Beberapa perguruan tinggi yang terdapat di Indonesia, ilmu Teknik Industri diklasifikasikan ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, serta Sistem Industri dan Tekno Ekonomi.
Sistem Manufaktur.
Sistem Manufaktur merupakan peningkatan kualitas dalam sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri, produktivitas, dan efisiensi sistem integral yang terdiri dari manusia, mesin, material, energi, dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya. Bidang keilmuan yang dipelajari dalam Sistem Manufaktur ini antara lain seperti Sistem Produksi, Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Pemodelan Sistem, Perancangan Tata Letak Pabrik, dan Ergonomi.
Manajemen Industri.
Manajemen Industri merupakan bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri dalam menciptaan dan meningkatkan nilai sistem usaha melalui proses manajemen dan fungsi dengan bertumpu pada keunggulan sumber daya insani dalam menghadapi lingkungan usaha yang dinamis. Bidang keilmuan yang dipelajari dalam Manajemen Industri antara lain seperti Manajemen Keuangan, Manajemen Kualitas, Manajemen Inovasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Manajemen Keputusan dan Ekonomi Teknik.
Sistem Industri dan Tekno Ekonomi.
Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi merupakan suatu bidang keahlian dalam peningkatan daya saing sistem integral yang memanfaatkan pendekatan teknik industri yang terdiri atas tenaga kerja, bahan baku, energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah. Bidang keilmuan yang dipelajari di dalam Sistem Industri dan Tekno Ekonomi antara lain seperti Statistika Industri, Sistem Logistik, Logika Pemrograman, Operational Research, dan Sistem Basis Data. Teknik Mesin atau teknik mekanik merupakan ilmu teknik mengenai aplikasi dari prinsip fisika untuk analisa, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Ilmu ini membutuhkan pengertian secara mendalam atas konsep utama dari cabang ilmu mekanik, kinematik, termodinamik dan energi. Ahli atau pakar dari teknik mesin biasanya disebut juga sebagai insinyur teknik mesin, yang memanfaatkan pengertian atas ilmu teknik ini dalam mendesain dan menganalisa pembuatan kendaraan, pesawat, pabrik industri, peralatan dan mesin industri dan lain sebagainya. Untuk itu teknik mesin ini dapat dibagi dalam beberapa bagian yaitu :
Konversi energi
Ilmu Bahan atau Metalurgi
Perancangan Mekanik dan Konstruksi
Proses Manufaktur dan Sistem Produksi
Dapat disimpulkan dari keterangan di atas, bahwa contoh profesi dari Profesi Teknik mesin dapat berupa Profesi dari keahlian dari masing-masing bagian dari teknik mesin diatas. Contoh profesi teknik mesin dalam bidang konstruksi, yaitu dapat berupa konstruksi mesin sebuah kendaraan. Contoh lain dalam Negara kita yaitu Bapak Habibie merupakan insinyur penerbangan yang dimana keahliannya dapat membuat pesawat. Dari dua jenis bidang keahlian tersebut dapat dibedakan untuk profesi lebih baik ke bidang industri karna bidang industri bias berbagai macam dan bias termasuk ke bidang teknik mesin pula.
Sertifikasi Profesi Insinyur Profesional.
Sertifikasi Insinyur Profesional Persatuan Insinyur Indonesia merupakan suatu organisasi profesi yang mendapat tempat yang terhormat dalam pandangan masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat ilmu pengetahuan dan teknologi pada khususnya. Citra ini terbentuk atas hasil jerih payah perjuangan tak kenal lelah yang dilakukan oleh Pengurus PII terdahulu. Dalam rangka memenuhi tujuan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar PII, citra tersebut perlu ditingkatkan agar selanjutnya PII menjadi sebuah organisasi profesi yang mampu memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi para anggota. Mampu melakukan pembinaan kemampuan profesional bagi para anggotanya sehingga setara dengan para Insinyur di negara lain. Mampu memperjuangkan aspirasi dan melindungi kepentingan insinyur Indonesia sehingga hak dan kewajiban profesionalnya dapat terpenuhi dalam rangka berperan serta secara aktif dalam Pembangunan Nasional. Salah satu program utama Pengurus Pusat PII adalah melaksanakan Program Sertifikasi Insinyur Profesional Indonesia. Program ini merupakan langkah strategis PII untuk lebih mengedepankan pembinaan kemampuan profesional anggota dalam memasuki era persaingan globalisasi. Pada dasarnya Sistem Sertifikasi ini merupakan pengakuan resmi atas kompetensi keprofesionalan seorang insinyur, yang sudah menempuh pendidikan sarjana teknik atau pertanian, serta sudah mengumpulkan pengalaman kerja yang cukup dalam bidang keinsinyuran yang ditekuninya. Dengan demikian masyarakat konsumen memperoleh perlindungan karena mereka yang sudah memperoleh sertifikat Insinyur Profesional adalah yang kompetensinya sudah benar-benar terbukti berdasarkan bakuan yang mengacu pada kaidah-kaidah internasional. Sertifikat Insinyur Profesional diberikan dalam tiga jenis, yang sekaligus juga menunjukkan jenjang kompetensi yang dimilikinya.
Insinyur Profesional Pratama
Insinyur yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun sejak mencapai gelar kesarjanaannya dan sudah mampu membuktikan kompetensi keprofesionalannya.
Insinyur Profesional Madya
Pemegang sertifikat Insinyur Profesional Pratama yang sudah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit lima tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Pratama.
Insinyur Profesional Utama
Pemegang sertifikat Insinyur Profesional Madya yang telah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit delapan tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Madya, serta mempunyai reputasi keprofesionalan secara nasional.
Contoh Soal:
1. Beberapa pekerjaan untuk lulusan Teknik mesin, kecuali...
a. Industri maritim
b. Industri sandang & papan
c. Minyak bumi dan gas
d. Pendidikan pengajaran dan penelitian
2. PII singkatan dari...?
a. Persatuan Institusi Indonesia
b. Perserikatan Insinyur Indonesia
c. Persatuan Insinyur Indonesia
d. Perserikatan Institusi Indonesia
3. Masa Bakti PII selama...?
a. 1994-1997
b. 1995-1998
c. 1994-1999
d. 1995-2000
4. Sertifikat Insinyur Profesional diberikan dalam ... jenis
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
5. Insinyur yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun sejak mencapai gelar kesarjanaannya dan sudah mampu membuktikan kompetensi keprofesionalannya. Diatas merupakan pengertian dari...?
a. Insinyur Profesional Pratama
b. Insinyur Profesional Madya
c. Insinyur Profesional Utama
d. Semua jawaban salah

Sumber:
https://bunkslamet.wordpress.com/2011/05/28/berbagai-jenis-profesi-bidang-teknik-mesin-dan-sertifikasi-profesi-insinyur-profesional-dan-sertifikasi-internasional-2/

No comments:

Post a Comment